Cara Cek Ongkir Semua Ekspedisi Biar Jualan Makin Gampang!

11 Mins Read

Sebagai pemilik online shop, kamu perlu memperkirakan harga barang dan juga ongkir. Kalau terlalu mahal, pelanggan jadi pikir panjang buat beli barang dagangan kamu. Itulah kenapa kamu harus aktif mencari dan menyediakan berbagai ekspedisi untuk kepentingan pengiriman barang pelanggan. Dengan pilihan ekspedisi yang beragam, pelanggan tentu bisa memilih sendiri mana layanan pengiriman yang mereka sukai dengan cara cek ongkir dari masing-masing ekspedisi.

Membahas soal bisnis sendiri, jualan online memang memiliki banyak sekali keunggulan yang nggak cuma menguntungkan penjual, tapi juga pembelinya. Yuk, simak dulu keuntungan jualan online di era modern seperti sekarang!


Apa Keuntungan Jualan Online?

Cara Cek Ongkir

Berjualan online kini bisa dilakukan oleh banyak orang tanpa melihat profesi maupun usia. Bahkan mereka yang masih sibuk bekerja kantoran pun bisa dengan mudah mengasah kemampuannya di dunia bisnis dengan berjualan berbagai macam barang. Berbagai keuntungan yang diberikan sistem penjualan online inilah yang akhirnya membuat banyak orang tertarik berbisnis. Lalu, apa saja sih keuntungan dari jualan online sendiri?

1. Jangkauan luas

Dengan berjualan online, artinya penjual bisa berjualan dari mana saja, termasuk di rumah. Tak perlu repot menghampiri pembeli door to door, pemilik bisnis online cukup memanfaatkan internet untuk menjangkau pembeli di seluruh pelosok Indonesia. Bahkan kini banyak juga produk dalam negeri yang akhirnya bisa dijual ke luar negeri, lho. Hal ini membuktikan bahwa dengan berjualan online, kita bisa memperluas pasar.

2. Efisiensi modal

Saat ini, harga properti seperti toko atau ruko melambung tinggi. Tentu untuk menyewanya pun membutuhkan dana yang besar. Nah, berjualan online bisa menghemat biaya karena kamu jadi nggak perlu repot memikirkan sewa toko atau ruko.

Berjualan online artinya kamu bisa menyimpan stok barang di rumah. Bahkan kalau kamu jadi dropshipper, kamu bisa jualan tanpa perlu menyimpan stok barang mengingat kamu cuma perlu jadi perantara antara pelanggan dan penjual barang!

3. Promosi lebih mudah

Era internet memang memberi keuntungan luar biasa bagi bisnis online seperti sekarang. Tak perlu repot membuat banner fisik seperti zaman dulu, penjual cukup membuat konten di media sosial atau platform internet lain untuk bisa mempromosikan dagangannya, bahkan dari rumah sekalipun. 

Dengan kemudahan ini, promosi yang kamu lakukan bisa lebih cepat tersebar, menyasar lebih banyak orang, dan bisa dalam bentuk beraneka ragam sesuai target pasar produk itu sendiri.

4. Peluang untung besar

Dengan promosi yang mudah, modal yang efisien, hingga pembeli yang bisa dijangkau hingga ke seluruh pelosok negara, artinya berjualan online bakal menghasilkan untung yang lebih besar daripada jualan di toko fisik. Peluangmu untuk mengembangkan bisnis sendiri terbuka sangat besar karena berbagai kemudahan yang bisa dilakukan. 

Baca juga: Online Shop adalah Sistem Jual Beli Masa Kini yang Punya Sederet Manfaat


Faktor yang Memengaruhi Biaya Ongkir

Saat berjualan online, pedagang juga harus memperhatikan biaya ongkir. Pasalnya, banyak pembeli bergonta-ganti ekspedisi demi mendapatkan biaya ongkir yang lebih murah. Berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat melakukan cek ongkir.

1. Ukuran dan berat barang

Jangan asal memberikan informasi biaya pengiriman, penjual harus memperhatikan ukuran dan berat barang yang hendak dikirim. Di semua ekspedisi, ukuran dan berat barang yang semakin besar artinya semakin besar pula biaya ongkirnya. Karenanya, pastikan ukuran dan berat barang sehingga bisa memberikan informasi valid seputar biaya ongkos kirimnya.

2. Pemilihan kurir

Selain banyaknya ekspedisi yang ada di Indonesia dengan tarif berbeda, perhatikan pula moda pengiriman yang dipakai kurir, seperti darat, laut, atau udara. Tiap moda transportasi memiliki biaya yang tentu saja berbeda. Selain itu, layanan yang dipakai pun tentu berbeda dan setiap layanan memiliki biaya ongkos kirim yang berbeda-beda pula.

3. Biaya tambahan

Selalu persiapkan biaya tambahan ketika akan melakukan pengiriman. Biaya tambahan ini bisa terjadi pada pengemasan, seperti barang pecah belah yang harus menggunakan pembungkus tambahan atau barang-barang yang butuh penanganan khusus lainnya.


Strategi Menentukan Tarif Ongkir

Cara Cek Ongkir

Dalam berjualan, ongkos kirim adalah faktor penting bagi pelanggan hingga akhirnya mau membeli barang. Nah, dalam menentukan tarif ongkir sendiri, diperlukan strategi-strategi khusus. Apa saja?

1. Samakan harga

Banyak perusahaan besar menggunakan cara ini. Penjual bisa langsung mematok biaya ongkir per pulau agar menarik pelanggan. Contoh: ongkir untuk sesama pulau bisa dikenakan harga Rp15.000 dan ongkir untuk luar pulau dikenakan harga Rp25.000. 

2. Kirim per kota

Pajanglah biaya ongkir per kota yang dituju. Pelanggan akan langsung dihadapkan dengan ongkos kirim yang harus dibayar ketika sedang membeli barang. Beri daftar dari alamat website ekspedisi atau kalau mau lebih praktis, kamu bisa pakai aplikasi Selly untuk melihat semua biaya ongkir dari berbagai ekspedisi secara cepat dan tepat tanpa harus berpindah website.

3. Rahasiakan ongkir

Strategi lain yang juga bisa dipakai ialah cukup pasang harga jual barang, maka calon pelanggan yang serius akan langsung menanyakan ongkir yang perlu dibayarkan untuk membeli barang tersebut. Cara ini bisa langsung mengikat pembeli, namun berisiko menyibukkan penjual karena harus menjawab pertanyaan dari calon pembeli terkait ongkos kirim.

Baca Juga : Cek Ongkir Semua Ekspedisi Jadi Mudah dan Cepat Pakai Selly!


Tips Pasang Free Ongkir

Demi memikat pelanggan, kamu mungkin berpikir untuk menawarkan promo free ongkir atau gratis ongkos kirim. Promo seperti ini memang pasti bakal mampu menarik pelanggan. Namun, jangan gegabah, sebaiknya tetap perhatikan hal-hal berikut ini agar promo yang kamu berikan nggak merugikan bisnis online kamu.

1. Gunakan jasa yang murah

Jangan malas untuk mencari tahu ekspedisi mana yang menawarkan harga paling murah. Bandingkan semua biaya dan layanan dari berbagai ekspedisi yang tersedia di sekitar kamu. Selain murah, pastikan juga keamanan dari layanan pengiriman tersebut dan kualitas layanan secara keseluruhan.

2. Tentukan syarat

Agar tidak rugi besar, terapkanlah syarat untuk layanan free ongkir. Sebagai contoh, pelanggan bisa mendapatkan free ongkir apabila membeli barang dengan nominal tertentu, misalnya Rp50.000. Hal ini pun bisa meminimalisir kerugian dalam menjalankan bisnismu.

3. Tambahkan pada harga produk

Penjual bisa juga menggunakan cara mencampurkan biaya ongkir dengan harga barang. Sebagai contoh, untuk barang dengan harga Rp45.000 dan ongkir kota pembeli Rp13.000, penjual bisa langsung mematok harga jual barang Rp58.000. 

Perlu diingat, cara ini memiliki risiko karena akan membuat harga barang di tokomu menjadi lebih mahal, sehingga perlu perhitungan yang matang, terutama untuk membandingkan harga di toko lain. Karena jika jaraknya terlalu jauh, pembeli akan berpikir dua kali untuk membeli barang yang dijual.

4. Pakai marketplace

Jangan lupa manfaatkan berbagai marketplace yang sudah tersedia di pasaran. Marketplace nantinya akan menanggung biaya ongkir tanpa merepotkan penjualnya. Namun, perlu diperhatikan syarat yang diminta marketplace agar kamu bisa mendapat subsidi layanan free ongkir.

Baca juga : 7 Tips Agar Bisnis Kamu Jadi Usaha Online Shop Terlaris


Cara Cek Ongkir Semua Ekspedisi

cara cek ongkir

Penjual harus siap sedia dengan biaya ongkir dari berbagai ekspedisi yang tersedia. Pembeli pastinya lebih senang jika penjual sudah langsung menyediakan biaya ongkir saat melakukan transaksi dibanding mereka harus mencari tahu sendiri.

Tiap ekspedisi biasanya sudah memiliki website masing-masing, sehingga kamu bisa melakukan cek ongkir dari layanan yang mereka sediakan. Berikut cara cek ongkir dari berbagai ekspedisi yang sering dipilih para pembeli:

a. Cara cek ongkir Paxel

Untuk mengecek ongkir Paxel, kamu bisa ikuti langkah berikut:

  1. Buka website Paxel di alamat www.paxel.co/id.
  2. Cari fitur “Estimasi biaya pengiriman”.
  3. Isi kolom lokasi penjemputan dan lokasi tujuan.
  4. Isi atau pilih ukuran paket yang akan dikirim; ada kecil, sedang, besar, dan custom.
  5. Centang opsi “Saya bukan robot”.
  6. Pilih “Dapatkan estimasi biaya” dan biaya ongkir akan muncul.

b. Cara cek ongkir JNE

Untuk mengecek ongkir JNE, kamu bisa ikuti langkah berikut:

  1. Buka website JNE di alamat www.jne.co.id/id/tracking/tarif.
  2. Isi kolom kota asal dan kota tujuan paket dikirim.
  3. Isi juga berat barang dengan minimal pengisian 1 kg.
  4. Tuliskan kode captcha yang muncul di layar.
  5. Terakhir pilih “Check” dan biaya ongkir akan muncul.

c. Cara cek ongkir SiCepat

Untuk menghitung ongkir SiCepat, coba ikuti langkah berikut:

  1. Buka website SiCepat di alamat www.sicepat.com/deliveryFee.
  2. Isi lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  3. Masukkan juga berat barang dengan minimal pengisian 1 kg.
  4. Klik “Cek Harga” dan biaya ongkir akan muncul.

d. Cara cek ongkir POS Indonesia

Bingung menghitung ongkir ekspedisi POS Indonesia? Cek langkahnya berikut:

  1. Buka website POS Indonesia www.posindonesia.co.id/id/check-tarif.
  2. Isi kolom asal pengiriman dan tujuan pengiriman.
  3. Masukkan detail pencarian, apakah berupa surat atau paket.
  4. Masukkan berat barang dengan minimal pengisian 1 kg.
  5. Klik “Cek Tarif” dan biaya ongkir akan muncul.

e. Cara cek ongkir Wahana

Berapa ya ongkir ekspedisi Wahana? Cek cara hitungnya di bawah:

  1. Buka website Wahana di alamat www.wahana.com.
  2. Pilih fitur “Cek Tarif”.
  3. Masukkan lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  4. Masukkan berat barang yang akan dikirim, minimal 1 kg.
  5. Klik “Cek” dan biaya ongkir akan muncul.

f. Cara cek ongkir J&T

Langkah menghitung ongkir J&T gak susah kok, cek di bawah ini:

  1. Buka website J&T di alamat www.jet.co.id.
  2. Klik pilihan “Shipping Rates”.
  3. Masukkan lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  4. Masukkan berat barang yang akan dikirim, minimal 1 kg.
  5. Klik “Search”.
  6. Kemudian isi kode captcha yang muncul.
  7. Tunggu sampai informasi biaya ongkir muncul dan proses selesai

g. Cara cek ongkir Tiki

Ongkir Tiki berapa ya? Berikut panduan cara mengeceknya:

  1. Buka website Tiki di alamat www.tiki.id.
  2. Pilih fitur Cek Ongkir dengan memasukkan lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  3. Masukkan berat benda yang akan dikirim.
  4. Klik “Cek” dan biaya ongkir akan keluar

h. Cara cek ongkir Ninja

Mau pakai ekspedisi Ninja Express tapi bingung cara hitung ongkirnya? Coba langkahnya di bawah:

  1. Buka website Ninja Express di alamat www.ninjaexpress.co.
  2. Pilih menu Perkiraan Harga, kemudian masukkan lokasi (tujuan dan asal pengiriman).
  3. Sistem akan otomatis menampilkan besar ongkir yang harus kamu bayar.

i. Cara cek ongkir Lion

Berapa sih ongkir Lion Parcel? Cek panduannya berikut:

  1. Buka website Lion Parcel di alamat www.lionparcel.com/tarif.
  2. Masukkan lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  3. Masukkan juga berat barang yang dikirim.
  4. Klik menu “Cek Sekarang” dan biaya ongkir akan keluar.

j. Cara cek ongkir SAP

Cek cara hitung ongkir ekspedisi SAP di bawah!

  1. Buka website SAP di alamat www.sap-express.id/id/cek-tarif.
  2. Masukkan informasi kota asal dan kota tujuan pengiriman.
  3. Masukkan informasi berat barang.
  4. Klik “Cek Harga” dan biaya ongkos kirim akan keluar.

k. Cara cek ongkir Anteraja

Berapa ya tarif ekspedisi Anteraja? Kamu bisa mengeceknya dengan cara berikut:

  1. Buka website Anteraja di alamat www.anteraja.id/cek-ongkir.
  2. Masukkan lokasi asal dan lokasi tujuan pengiriman.
  3. Klik “Cek Ongkir” dan informasi ongkir akan keluar.

Selain membuka website setiap ekspedisi, ada juga cara cek ongkir yang lebih mudah. Kamu bisa menggunakan aplikasi Selly agar lebih cepat dan nggak ribet dalam melihat ongkos kirim barang. Dengan aplikasi ini, kamu nggak perlu lagi membuka setiap website ekspedisi untuk melihat biaya ongkirnya karena Selly bekerja sama dengan banyak layanan pengiriman. 

Lalu, bagaimana cara cek ongkir dengan Selly?

  1. Pertama, buka aplikasi Selly.
  2. Kemudian pilihlah fitur Cek Ongkos Kirim dalam aplikasi.
  3. Masukkan Kota Asal dan Kota Tujuan pengiriman di kolom yang tersedia.
  4. Klik fitur “Cek Ongkir” yang tertera di aplikasi Selly.
  5. Proses selesai dan rincian biaya ongkos kirim dari berbagai ekspedisi akan keluar.

Prosedur Pengiriman Barang

Cara Cek Ongkir

Nggak cuma cek ongkir, pengiriman barang juga butuh beberapa prosedur lain agar barang bisa diterima pelanggan dengan baik dan aman. Apa aja, sih, prosedur tersebut? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Kemas produk

Sebelum mengirimkan barang, kamu harus mengemas produk agar aman dan tidak rusak. Pengemasan pun tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah melapisi produk dengan plastik, kemudian bungkuslah dengan kertas koran, lalu lapisi lagi dengan bubble wrap. Dengan tiga lapisan ini, barang seperti baju, alat tulis, tas, dan lain-lain bisa diterima konsumen dengan aman. 

Namun, ada juga barang yang membutuhkan pengemasan ekstra, contohnya barang yang mudah pecah atau barang elektronik. Jenis barang ini membutuhkan pengemasan lebih kuat seperti menggunakan kayu agar barang tahan dengan benturan saat proses pengiriman. Namun, tenang, kalau kamu bingung dalam mengemas barang pecah belah atau elektronik, beberapa ekspedisi menawarkan layanan pengemasan dengan kayu.

2. Tulis detail penerima

Jika barang sudah dikemas dengan baik dan aman, langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah menuliskan detail penerima atau detail konsumen. Penjual harus melakukannya dengan hati-hati agar nggak ada kesalahan pada alamat atau identitas pembeli. Kalau sampai salah, akan terjadi kebingungan dan besar kemungkinan barang nggak diterima pembeli tempat waktu.

Tips mudah dalam menuliskan detail penerima ialah dengan memakai template pengiriman barang yang kini sudah banyak disediakan di internet. Kamu hanya perlu memasukkan alamat dan print template tersebut. Jika sudah, tempelkan pada kardus kemasan produk. Jangan lupa juga tetap tulis nama pengirim atau nama toko untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan saat proses pengiriman.

3. Hubungi pihak jasa pengiriman

Jika dulu penjual harus mengantarkan barang ke ekspedisi, kini banyak layanan pengiriman yang menawarkan fasilitas pick-up atau penjemputan barang. Dengan layanan itu, kamu nggak perlu lagi jauh-jauh pergi ke gerai ekspedisi karena kurir akan datang untuk menjemput barang. 

Saat kurir datang, mereka akan menimbang barang dan menanyakan layanan yang hendak dipakai. Jika sudah, nantinya pembeli akan mendapat resi. Simpan baik-baik resi tersebut untuk mengecek status pengiriman barang, ya.

4. Cek resi

Terakhir adalah cek resi yang diberikan oleh kurir. Cek resi tersebut di website ekspedisi untuk mengetahui apakah barang sudah diproses atau belum. Selain itu, resi juga bisa digunakan untuk melacak lokasi barang selama pengiriman dan apakah barang sudah diterima oleh pelanggan. Sebagai catatan, jangan lupa berikan juga nomor resi pada pelanggan, ya. Dengan begitu, pelanggan bisa mengecek sendiri status pengiriman barang yang mereka beli.


Itu dia serba-serbi bisnis online yang wajib kamu pahami sebagai pemilik toko online, mulai dari keuntungan berjualan online, cara cek ongkir, prosedur pengiriman barang, dan masih banyak lagi.

Dalam menjalankan bisnis toko online ini, kemudahan teknologi tentu sangat diperlukan. Misalnya saja dalam mengakses website ekspedisi pengiriman, tentu kamu bakal kewalahan kalau harus buka-tutup alamat website. Karenanya, aplikasi Selly hadir untuk memudahkan para pemilik bisnis toko online seperti kamu!

Dengan menggunakan aplikasi Selly, kamu nggak lagi harus membuka satu per satu website ekspedisi untuk mengetahui biaya ongkir. Kamu cukup menggunakan fitur Cek Ongkos Kirim dan biaya ongkir dari berbagai ekspedisi pun sudah tertera lewat satu aplikasi. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Selly sekarang juga!

Rekomendasi Artikel

Lihat Lainnya
3 Mins Read
5 Trik Kirim Paket Murah, Owner Olshop Baru Wajib Tahu!
Sebagai pemilik online shop (olshop) baru, kamu perlu menyediakan layanan kirim paket murah untuk pelanggan. Persaingan soal barang dagangan aja sudah ketat, lho. Kalau kamu nggak bisa memberikan jasa kirim paket yang murah, bisa-bisa bisnismu nggak dilirik pelanggan.  Ongkos kirim paket memang jadi salah satu hal yang paling dipertimbangkan pelanggan sebelum melakukan transaksi dengan olshop. […]
21 September 2022
3 Mins Read
Nggak Cuma Mengantar, Ini 7 Tugas dan Tanggung Jawab Kurir Paket!
Seiring berkembangnya zaman, setiap orang ingin semua hal bisa didapat serba cepat dan instan. Apalagi dengan menjamurnya online shop, membuat hampir semua orang bisa memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya, baik primer maupun sekunder, secara mudah dan efisien. Nah, keberadaan online shop ini makin mendorong meningkatnya kebutuhan jasa kurir. Kurir paketlah yang mengantar setiap barang dari online […]
19 September 2022
11 Mins Read
Si Penyelamat Online Shop, Apa Sebenarnya Jasa Kurir Itu?
“Duh, pesanan lagi banyak banget. Besok harus udah sampai pula!” Pernah mengalami hal seperti di atas? Bagi para pemilik bisnis online, kurir bagaikan sosok penyelamat. Pasalnya, jasa kurirlah yang membuat produk-produk kamu berhasil sampai di tangan pelanggan dengan cepat dan aman sentosa. Tanpa kurir, kamu nggak akan bisa jualan karena tak ada yang mengirimkan produkmu […]
16 September 2022

Tanpa perlu simpan kontak, kamu bisa 

berhubungan langsung dengan pelanggan

Pelanggan suka tanya ongkir berapa? 

Bisa cek langsung di aplikasi aja!